Revolusi Bisnis di Era Industri 4.0

Tentu kita pasti tahu perusahaan seperti google, gojek, grab, tokopedia, bukalapak, airbnb dan lainnya, Seringkali kali kita mejadi penasaran dari manakah sumber pemasukan mereka kala membagikan produk atau jasa dengan menawarkan subsidi atau cashback hingga harga menjadi lebih murah dibanding yang disediakan oleh pasar bahkan bisa tanpa bayar sama sekali alias gratis.

Perusahaan yang disebutkan tadi berhasil merebut hati para konsumen sehingga mereka menjadi terikat atau mungkin terjerat menggunakan produk atau jasa yang disediakan dan tahu kah kamu bahwa tanpa sadar pula para pengguna menjadi komoditas yang berharga sehingga dapat dijual kembali kepada perusahaan komersial lainnya. Lalu-intas pengguna layanan yang yang telah menjadi komoditas akan menghasilkan pendapatan secara tidak langsung.

Revolusi Bisnis di Era Industri 4.0 3

Indonesia pada saat ini mau tidak mau telah menjalani revolusi industri 4. 0 dan harus siap mengikuti kemajuan ini. Revolusi Industri 4. 0 tidak hanya meliputi bidang teknologi, jangkauannya luas meliputi bidang pangan, budaya, farmasi, otomotif bahkan pemerintahan. Tetapi dikala ini indonesia harus lebih fokus membangun fondasi IT yang kuat dan cerdas, kita tahu bahwa di daerah-daerah masih banyak ketimpangan akses data, pemerintah harus aware bagaimana membangun proses IT yang dapat menjangkau keseluruh Indonesia hingga pelosok.

Teknologi sudah jadi penggalan dari proses bisnis yang otomatis memberikan kemudahan untuk pelaku usaha. Seperti menjamurnya toko online saat ini mempunyai prospek pasar yang amat besar sebab proses bisnis yang tidak terlalu sulit. Perihal ini disebabkan bangsa indonesia condong dengan kemudahan teknologi serta masih jadi tantangan dalam waktu kedepan.

Inovasi merupakan suatu hal yang mutlak karena untuk bertahan kita tidak boleh hanya menjadi surga konsumen karena secara fundamental revolusi industri 4.0 akan selalu terus berubah mengikuti pola hidup kita, cara bekerja dan berhubungan satu dengan yang lain.

Share