Konten Media Sosial dengan Engagement Rate Tinggi

Jika kita ibaratkan bintang rock sebagai content marketer dan jagad raya internet adalah panggung konser musik rock, maka konten yang kamu buat dan publikasikan bagaikan lagu rock yang dinyanyikan dan audiens bagaikan fans musik rock.

Berdasarkan metafora tersebut, suatu konten harus memiliki daya tarik tersendiri agar para followers di media social terus mengikuti konten-konten berikutnya. Dapat dikatakan suatu konten haruslah menimbulkan efek “adiktif” bagi audiens yang menikmatinya, hal itu bisa menjadi ukuran keberhasilan dari konten marketing.

Konten media sosial yang menjadikan followers terus mengikuti perkembangan brand adalah juga konten – konten yang memiliki engagement rate tinggi. Jadi, engagement rate konten – konten yang diterbiatkan di media sosial bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan konten marketing yang dilakukan untuk membuat followers terus mengikuti perkembangan brand.

Supaya Konten Marketing di media sosial dapat membuat followers terus mengikuti perkembangan dari sebuah brand, maka ada beberapa hal yang perlu di cermati, yakni jenis atau tipe konten yang dapat menaikkan engagement rate dari brand.

1. Konten yang menghibur

Tentunya mayoritas orang suka dihibur. Dikarenakan kejenuhan yang ditimbulkan oleh rutinitas sehari – hari baik pekerjaan atau pun masalah pribadi yang sedang dihadapi seringkali membuat orang mengakses media sosial untuk menghibur diri. Konten – konten yang lucu biasanya merupakan jenis konten yang paling menghibur para followers di media sosial.

2. Konten yang inspiratif

Tipe konten yang inspiratif dapat membuat para followers media sosial lebih sensitif. Karena setiap individu manusia pasti senantiasa mempunyai masalah atau lika-liku dalam kehidupannya. Masalah atau lika-liku tersebut secara psikologis membuat banyak orang jadi stress ataupun bahkan terganggu sehingga depresi. Umumnya, orang yang mempunyai permasalahan, stress, ataupun depresi memerlukan motivasi serta inspirasi. Konten sederhana berbentuk bacaan quotes yang disajikan dalam wujud grafis sederhana teruji sukses mempunyai engagement rate yang besar dari para followers nya.

3. Konten yang informatif

Konten yang sifatnya informatif biasanya juga sangat disukai banyak orang. Selain itu juga memiliki engagement rate yang tinggi. Konten yang informatif bisa berupa konten yang menyajikan berita terkini sampai dengan berbentuk infografis yang menyajikan data-data statistik tentang topik tertentu.

4. Konten yang edukatif

Pada era digital saat ini, pola belajar masyarakat sudah bayak berubah. Banyak orang yang telah memanfaatkan internet sebagai sarana belajar. Banyak sekali situs web ataupun kanal YouTube yang berisi konten edukatif yang bisa digunakan untuk belajar apa saja mulai dari tutorial hingga tips dan trik.

Kesimpulan

Bersumber pada pengamatan serta analisa, terdapat berbagai jenis konten media sosial yang membuat followers terus menjajaki pertumbuhan dari sebuah brand, Seperti konten yang menghibur, inspiratif, informatif, serta edukatif.

Sebagai konten marketer ataupun pemilik brand yang melaksanakan proses konten marketing, dapat menggunakan satu ataupun lebih dari berbagai tipe konten kemudian membiasakan konten yang dibuat lebih relevan dengan brand yang dipasarkan menggunakan media sosial.

Salah satu seni dari konten marketing yakni bagaimana metode berjualan kepada audiens, tanpa audiens merasakan kalau kita sedang berjualan kepada para audiens atau istilahnya adalah soft selling.

Share