Stres, Musuh Bisu di Tempat Kerja

Orang-orang pada umumnya kuat dan tahan terhadap tingkat stres tertentu, bahkan beberapa stres bisa memotivasi, sebagai contoh tenggat waktu dalam suatu proyek dapat mendorong kamu untuk bekerja di jam tambahan agar proyek tersebut berhasil diselesaikan dan keberhasilan itu terasa menyenangkan.

Mari kita lihat ketika stres menjadi buruk, misalnya intimidasi di tempat kerja, diremehkan dari manajemen, pengurangan staf, pengurangan keuangan, peristiwa traumatis. Ini hanyalah beberapa penyebab stres kronis yang tidak sehat dan menciptakan lingkungan kerja yang negatif.

Studi dan statistik mengatakan bahwa 58% tenaga kerja merasa terlalu banyak bekerja dan 46% stres? Satu dari empat orang meninggalkan pekerjaan karena stres. Di Amerika sendiri stres di tempat kerja bisa menelan biaya rata-rata 26 miliar dollar untuk biaya medis dan hilangnya produktivitas sebesar $95 miliar.

Ada petuah lama “Berbaik hatilah, karena kamu tidak pernah tahu perang apa yang diperjuangkan oleh orang lain.” Beberapa stres muncul ketika bekerja dengan orang-orang di kantor. Statistik di Amerika mengatakan bahwa 85% dari semua kecelakaan di tempat kerja disebabkan oleh stres. Kita tidak bisa lepas dari stres, itu ada di lingkungan kita, itu di makanan kita (pengawet, bahan kimia), ada di mana-mana. Jika ada di mana-mana, itu pasti dibawa dan akan masuk di tempat kerja.

Daripada sekedar menyapu stres di bawah permadani, berharap itu akan hilang, seperti yang telah terjadi di tempat kerja selama bertahun-tahun, mungkin sekarang saatnya untuk mulai menciptakan suasana yang segar. Cuti sejenak untuk berlibur dengan teman dan keluarga atau bisa juga menyempatkan waktu untuk berkunjung ke dokter atau psikolog.

Share